Masjid Abdurrahman Isma'il,
Komplek Kampus IAIN Antasari,
Jl. A. Yani KM. 4,5 Banjarmasin, Kalsel
Phone: +6289691780577 (Ikhwan) /
+6285651xxxxxx (Akhwat)
E-Mail: ldk_amal@yahoo.co.id

Masukan Email Anda untuk Berlanggan

Selasa, 25 Oktober 2011

Masa Mudamu untuk apa?

Saudaraku muslim yang semoga di rahmati Allah,

Masa muda adalah masa yang sangat produktif untuk beramal ibadah sebanyaknya, kita masih sanggup kesana kemari, teriak2, masih kuat lari2, maka gunakanlah tenaga kuat itu untuk taat kepada Allah.

Berapa banyak orang menyesal karena masa muda banyak berbuat maksiat atau dosa, tak terhitung jumlahnya, karena memang sudah pasti penyesalan akan datang di usia senja bila masa muda tidak digunakan untuk beribadah yg maksimal kepada Allah.

Saya dan kalian sama2 muda, sama2 belum berumah tangga, dan banyak hal yg saya dengar dimasa muda ini dan insyaallah mengerti bahwa masa muda banyak godaan, seperti gaya hidup jaman ini, seperti kata muda hidup foya2 tua kaya raya mati masuk surga, itu tak salah, hanya saja, apakah kita taat kepada Allah, apakah masa muda itu foya2 dalam artian foya2 dalam bersedekah atau boros?
Saya berbicara seperti ini bukan  karena sy lebih baik dari kalian karena sy yakin kalian jauh lebih baik dari saya yang faqir ilmu ini, tapi disini untuk saling mengingatkan, dan sebagai nasehat buat diri sendiri dan menyampaikan ilmu yang didapatkan.

Dalam satu riwayat:

Dari Ibnu ‘Abbas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Manfaatkan lima perkara sebelum lima perkara :
 
[1] Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu,

[2] Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu,

[3] Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu,

[4] Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu,

[5] Hidupmu sebelum datang kematianmu.”
 
(HR. Al Hakim dalam Al Mustadroknya)

Dan juga,

‘Ali bin Abi Tholib radhiyallahu ‘anhu juga memberi petuah kepada kita,
“Dunia itu akan pergi menjauh. Sedangkan akhirat akan mendekat. Dunia dan akhirat tesebut memiliki anak. Jadilah anak-anak akhirat dan janganlah kalian menjadi anak dunia. Hari ini (di dunia) adalah hari beramal dan bukanlah hari perhitungan(hisab), sedangkan besok(di akhirat)adalah hari perhitungan(hisab) dan bukanlah hari beramal.” (Riwayat Bukhari)

Mari kita isi masa muda ini dengan taat kepada Allah dan Rasul-Nya.

Kebenaran hanya milik Allah
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
By Co. Div Opsyi Akhwat

ads

Ditulis Oleh : LDK AMAL Hari: 19.06 Kategori:

0 komentar:

Posting Komentar

 

Bagaimana tampilan Web kami menurut Anda?