Masjid Abdurrahman Isma'il,
Komplek Kampus IAIN Antasari,
Jl. A. Yani KM. 4,5 Banjarmasin, Kalsel
Phone: +6289691780577 (Ikhwan) /
+6285651xxxxxx (Akhwat)
E-Mail: ldk_amal@yahoo.co.id

Masukan Email Anda untuk Berlanggan

Jumat, 08 Agustus 2008

Si Pedang Allah (Saif Allâh) yang Selalu Terhunus


Bukan tanpa alasan julukan Pedang Allah (Saif Allah) melekat pada sahabat Rasul dengan nama lengkap Khalid bin Walid bin Mughirah al-Mahzumi ini. Beliau dikenal sebagai panglima perang yang cakap dan berani. Hampir di setiap peperangan yang dikomandonya kemenangan berpihak pada pasukannya. Dalam perang Uhud, pasukan Quraisy pimpinan Khalid pernah membalikkan kemenangan kaum Muslimin menjadi kekalahan.


Setelah masuk Islam, Abu Bakar pernah menunjuknya menjadi panglima pasukan sebanyak 46.000 yang akan melawan tentara Bizantium Romawi yang berjumlah 240.000 dalam perang Yarmuk. Sesuai dengan strategi Khalid, pasukan kaum Muslimin dipecah menjadi 40 kontingen untuk memberi kesan seolah-olah mereka lebih besar daripada musuh. Dan hasilnya, Pasukan muslim yang jumlahnya jauh lebih sedikit itu berhasil memukul mundur tentara Romawi dan menaklukkan wilayah itu.

Umar bin Khathab yang menjadi khalifah menggantikan Abu Bakar merasa khawatir, kekaguman kaum muslimin terhadap Khalid bin Walid terlalu berlebihan sampe taraf pengkultusan. Umar pun menunjuk seseorang yang jauh lebih muda daripada Khalid untuk menggantikannya, Abu Ubaidah. Khalid bin Walid terdiam. Sepenuhnya ia memahami penggantian itu. Ia sama sekali tidak terpengaruh dengan penurunan pangkat itu. Beliau berujar dengan tegas, “Aku berperang bukan untuk Umar. Tapi untuk Islam.”

Betapapun hebatnya Khalid bin Walid di dalam medan pertempuran, dengan berbagai luka yang menyayat badannya, namun ternyata Allah mengendaki kematiannya di atas ranjang. Kecintaan beliau akan perjuangan Islam, terukir dalam ucapannya:

“tak ada yang dapat menandingi kegembiraanku, bahkan lebih gembira dari saat malam pengantin atau di saat di karuniai bayi, yaitu suatu malam yang sangat genting, dimana aku dengan ekspedisi tentara bersama orang-orang Muhajirin menggempur kaum musyrikin di waktu shubuh…!”. Mantap!!!

(http://bukamata1107.wordpress.com/2008/07/29/si-pedang-allah-saif-allah-yang-selalu-terhunus/)



ads

Ditulis Oleh : LDK AMAL Hari: 18.44 Kategori:

0 komentar:

Posting Komentar

 

Bagaimana tampilan Web kami menurut Anda?